Baiklah, ini dia kisah pendek bergaya dracin yang kamu minta: **Aku Adalah Folder "Jangan Dihapus" Yang Akhirnya Dihapus** Namaku *Folder_Kenangan_Indah.zip*. Tercipta di suatu malam musim gugur yang dingin, di dalam laptop milik Jian. Aku berisi foto-foto, video-video, dokumen-dokumen yang merekam setiap tawa, setiap tatapan, setiap sentuhan antara Jian dan Lin. Aku adalah saksi bisu cinta mereka – cinta yang aku kira *abadi*. Jian, seorang arsitek muda yang bercita-cita tinggi, menyimpan aku dengan *hati-hati*. Dia selalu menekankan, "Folder ini… *JANGAN DIHAPUS*. Ini adalah harta karunku." Ucapan itu, seperti mantra, terukir dalam memoriku. Lin, seorang pianis anggun dengan senyum yang menawan, adalah *matahari* bagi Jian. Senyumnya bagaikan mentari pagi yang menghangatkan, namun belakangan aku tahu… senyum itu adalah *penipu ulung*. Pelukannya, yang dulu terasa seperti rumah, kini terasa *beracun*. Setiap kata cintanya, yang dulu bagaikan madu, kini berubah menjadi *belati* yang mengiris hatiku – meskipun aku hanya sebuah folder. Waktu berlalu. Aku menyaksikan Jian berubah. Semangatnya meredup, matanya kehilangan binar. Dia masih tersenyum, tapi senyumnya *palsu*, senyum yang menyembunyikan samudera luka. Aku tahu, Lin *mengkhianatinya*. Suatu malam, Jian duduk di depan laptopnya. Tangannya gemetar. Matanya merah. Dia menatapku, *Folder_Kenangan_Indah.zip*. Aku berharap dia akan membuka dan mengenang masa-masa indah. Tapi, yang terjadi selanjutnya… *membuatku hancur*. Dengan satu tarikan napas panjang, Jian mengklik kanan. Pilihan "Delete" bersinar terang di layar. Aku merasakan *kehancuran* yang tak terperi. Seluruh duniaku, seluruh *maknaku*, musnah dalam sekejap. Namun, sebelum benar-benar lenyap, aku melihat sebuah folder baru muncul di desktop: *Proyek_Balas_Dendam.zip*. Aku tidak tahu isinya, tetapi aku tahu, Jian tidak akan menumpahkan darah. Dia akan membalas dendam dengan cara yang *lebih elegan, lebih menyakitkan*. Beberapa bulan kemudian, aku mendengar kabar tentang Lin. Karirnya hancur berantakan. Reputasinya tercoreng. Dia ditinggalkan oleh semua orang. Hidupnya menjadi *neraka* yang tak berkesudahan. Aku tidak tahu bagaimana Jian melakukannya, tetapi aku tahu… balas dendam itu terasa *manis* dan *pahit* sekaligus. Aku, *Folder_Kenangan_Indah.zip*, sudah tiada. Tapi, jejakku, rasa sakitku, pengkhianatan yang kualami, dan balas dendam Jian… semuanya akan terus bergema di dalam hati mereka. Kebenaran terungkap, cinta dan dendam lahir dari tempat yang sama... **sebuah harapan yang dikhianati**.
You Might Also Like: Jualan Kosmetik Bisnis Rumahan Kota
